Melanjutkan part sebelumnya, dimana dalam artikel ini masih membahas seputar dunia Tanaman Sukulen. Sebelumnya kalian sudah diberitahukan mengenai Pengertian dari Tanaman Sukulen, lalu Perbedaan dan juga Ciri-Ciri dari Tanaman Sukulen dengan Kaktus, Habitat asli yang dimiliki oleh Tanaman Sukulen hingga Jenis-Jenis dari Tanaman Sukulen. Nah untuk melanjutkannya kembali, disini kami akan beritahu s128 yang dimulai dari Jenis-Jenis Tanaman Sukulen itu sendiri. Masih ada beberapa tanaman sukulen lainnya yang bisa kalian jadikan tanaman hias di dalam ruangan maupun di luar ruangan nantinya. 

Jenis-Jenis Tanaman Sukulen 

Disini ada banyak sekali jenis-jenis tanaman Sukulen yang banyak diminati dan juga sudah banyak dijadikan sebagai tanaman Hias di luar maupun di dalam ruangan. Diantaranya tanaman-tanaman tersebut bisa berupa : 

6) Tanaman Sukulen Zebra 

Daun dari Sukulen ini tebal dan juga meruncing. Sukulen ini dapat tumbuh dengan ketinggian 12 Cm dan akarnya sendiri sangat amat pendek, jadinya kalian juga harus menempatkannya di pot kecil dan juga pendek. Jenis tanaman ini bisa cepat berbunga dan bunganya akan berwarna kuning. 

7) Tanaman Sukulen Kaktus Bola Emas 

Ketinggian dari tanaman mencapai 1 meter. Bentuknya sendiri seperti Bola dengan diisi penuh oleh duri-duri emas yang mengikuti garis pada pola daunnya. Walau berduri tajam, kaktus bola emas sangat cantik untuk bisa kalian jadikan tanaman hias di rumah. 

8) Tanaman Sukulen Jade

Bisa dikatakan tanaman ini mirip dengan Bonsai dan batang yang dimiliki gendut serta bercabang. Warna daunnya hijau tua dan memiliki bentuk oval. Untuk jenis Jade sendiri, kalian akan melihat warna pada ujung daunnya yang nanti berubah menjadi warna Merah. Tanaman dari Jade sendiri harus benar-benar kering dan Jade bisa saja mati jika terlalu sering mendapatkan siraman air. 

9) Tanaman Sukulen Echeveria Minima 

Bagi kalian yang tidak ingin memerlukan banyak sekali perawatan dalam merawat tanaman sukulen, maka sukulen ini menjadi jenis yang sangat pas untuk bisa kalian jadikan tanaman hias di rumah. Tanaman Sukulen ini memiliki warna Hijau Pekat dan diperindah kembali dengan adanya merah keunguan di bagian ujung daun tersebut. Lalu ukurannya juga tidak terlalu besar, jadi tidak memakan banyak space apstinya. 

Sedikit Cara dalam Memperbanyak Tanaman Sukulen 

Untuk bisa memperbanyak tanaman Sukulen dari daun memang bisa kalian lakukan dengan sangat amat mudah. Disini kalian hanya memerlukan beberapa langkah dan juga peralatan saja. Langkah-langkahnya seperti : 

1) Melakukan Bibit pada Daun 

  1. Memilih waktu yang tepat : pada saat tanaman ini sudah membentuk batang berkayu yang sangat panjang di bagian bawah, maka dinamakan dengan tanaman berkaki panjang. Dan disini kalian bisa mengambil daun yang ada di bagian bawah tanaman dan biarkan saja daun yang masih muda dengan ukuran kecil pada bagian atas. 
  2. Memilih pada bagian daun : untuk memilih kalian bisa melihat adanya Warna yang seragam dan tidak adanya perubahan warna, tidak ada sedikitpun yang robek atau rusak pada daunnya, tidak terdapat bintik-bintik atau bercak yang sangat aneh, dan terakhir harus terlihat penuh serta padat. 
  3. Cara pada pemetikan daun : kalian bisa memulai untuk memetik daun secara lembut menggunakan jari tangan. Pegang saja di bagian daun yang sehat dengan menggunakan Ibu Jari dan pegang pada pangkal daun yang menempel di bagian batang tanaman. Jangan lupa kalian bisa putar ke sisi depan ke arah belakang dan goyangkan saja hingga daun terlepas semua dari indukan. Disini kalian harus memastikan jika seluruh tangkai daun tersebut sudah terlepas dari batang ya. 
  4. Membiarkan luka daun menjadi mengering : jika sudah dipetik, maka kalian bisa langsung meletakan daun tersebut di atas handuk atau di atas kertas pemanggang roti. Kalian bisa mengeringkan dengan meletakkan daun di tempat yang sangat hangat, namun tidak langsung terkena oleh Sinar Matahari. Lalu kalian biarkan saja selama 3 hingga 7 hari, sampai benar-benar luka dari hasil pemetikan tersebut sampai sembuh dan terbentuk menjadi kalus di bagian daun yang luka. 

2) Penumbuhan Terhadap Akar Baru 

  1. Mencelupkan Bagian Daun yang sudah terbentuk Kalus ke dalam Hormon si Penumbuh Akar : Jangan lupa membuat lubang kecil di media tanam dan sesegera mungkin tancapkan ujung daun tersebut ke luabng tersebut. Jangan lupa, kalian bisa padatkan tanah di sekeliling daun dengan menggunakan jari tangan. 
  2. Meletakan Daun yang ada di atas Media Tanam : menyiapkan langsung wadah yang memang dangkal dan isi saja tanaman Sukulen dan disini kalian juga bisa menggunakan pasir lembab atau agak basah. Disini kalian juga bisa membuat media tanam dengan cara mencampurkan Pasir – Perlit – Tanah pot dengan melakukan perbandingan yang sama. Disini kalian juga bisa meletakan daun tersebut di atas media tanam dan bagian ujung daun yang terdapat Kalus di hadapkan ke atas dan juga bisa menjauh dari Media Tanam yang ada. Jangan lupa tutup akar yang sudah tumbuh dengan tanah dan nantinya jika sudah berlalu sekitar 4 Minggu, dan akar kecil bisa berwarna merah muda akan tumbuh dari potongan daun tersebut. 

3) Proses dari Pemindahan tanaman Sukulen Baru 

  1. Melepaskan daun Induk : ketika induk sangat layu, maka saat ini yang tepat untuk memindahkan tiap-tiap sukulen ke dalam potnya sendiri masing-masing. Disini kalian bisa putar dan goyangkan daun induk dengan lembut agar nantinya terlepas dari Sukulen Baru. dan lakukanlah dengan secara hati-hati. 
  2. Menyiapkan Pot Kecil, namun harus memiliki Drainase yang Baik : disini kalian bisa memulai menanam sukulen tersebut dengan ukuran 5 Cm dengan tambahan dari lubang Drainase di bagian bawahnya. Sukulen nantinya akan tumbuh dengan sangat baik di dalam pot yang ukurannya kecil dibanding pot yang ukurannya besar. 

Cara Mudah dalam Merawat Tanaman Sukulen 

Berikut ini memang ada beberapa cara mudah dalam merawat Tanaman Sukulen agar nantinya, sukulen tersebut bisa tumbuh sangat baik. Cara-caranya seperti : 

1.1. Menentukan adanya Jenis Pot yang memang Tepat 

Kalian bisa memilih pot yang mana memiliki lubang pada bagian bawahnya. Pot bawahnya sendiri berlubang dan akan membuat air siraman cepat merembes keluar dan juga tidak bisa menggenang di dalam pot. Dikarenakan, media tanam yang basa atau juga lembab menjadi penyebab utama akan Sukulen yang Mmebusuk. 

2.2 Memperhatikan Langsung Paparan Sinar Matahari 

Pada dasarnya memang sukulen ini hidup di tanah yang kering, namun bukan berarti harus terpapar oleh sinar matahari secara terus menerus ya. Kalian bisa memaparkan Sinar Matahari selama 5 hingga 6 Jam saja. 

3.3 Melakukan Intensitas pada Penyiramannya 

Penyiraman dari Tanaman Sukulen ini memang didasari atas tata letak dari tanaman tersebut. Idealnya sendiri, Tanaman Sukulen ini bisa kalian siram dari 1 hingga 2 minggu sekali saja, dan semua masih tergantung dengan kelembaban serta kekeringan dari tanamannya tersebut. 

4.4 Memberikan Pupuk secara Berkala 

Kalian harus bisa memastikan bahwa tanaman kalian ini mendapatkan Nutrisi yang cukup. Tanaman Sukulen sendiri bisa mendapatkan nutrisi dari pupuk yang harus sekali kalian berikan secara berkala. Jenis Pupuk yang biasa digunakan seperti NPK yang kaya akan Nitrogen – Fosfor dan juga Kalium. Berikan saja 2 hingga 3 butir di setiap tanaman sukulen yang kalian miliki. 

5.5 Pastikan kembali tidak ada Air yang mengendap di Daun 

Sukulen sendiri bisa menyerap air dengan akarnya, dan bukan melalui daun dari tanaman Sukulen itu sendiri. Tanaman ini sama seperti tanaman lainnya, jika banyak menyimpan air ya otomatis akan membusuk dengan sangat cepat. Semoga pengertian hingga tahapan demi tahapan terhadap Tanaman Sukulen ini, bermanfaat kedepannya bagi kalian yang ingin menghiasi rumah dengan menggunakan tanaman Sukulen tersebut.