Untuk saat ini, sebuah hobi berkebun tak hanya bisa dilakukan oleh mereka yang maan memiliki lahan super luas. Konsep dari urban Farming sendiri menjadi salah satu solusi atas berkebun di lahan yang terbatas. Urban Farming juga menjadi istilah atas digunakannya untuk sebuah aktivitas dalam berkebun di lahan kecil atau pada rumah perkotaan yang ada. 

Sebelum benar-benar bisa memulai Urban Farming ini, ada baiknya bagi kalian dalam mencari tahu jenis-jenis dari tanaman yang memang sangat cocok untuk bisa ditanam di lahan yang terbatas. Sebab dalam hal ini, tidak semua jenis dari tanaman bisa ditanam pada pemakaian lahan yang sempit. Nah biasanya jenis tanaman yang memang bisa ditanam pada penggunaan lahan terbatas itu selayaknya tanaman sayuran yang langsung dikonsumsi setelah melakukan masa panen hari itu juga. 

Namun sebelum kami beranjak jauh dalam pembahasan mengenai jenis-jenis dari tanaman sayuran yang bisa kalian tanam di rumah sebagai hiasan dan mudah untuk di panennya. Maka kami akan memberikan ringkasan atau poin-poin yang menjelaskan mengenai “ Menghiasi Perkebunan dengan Tanaman Sayuran Mudah Panen “…. 

Berkebun Tanaman Sayuran Menjadi Gaya Hidup yang Sehat 

Aktivitas dalam berkebun untuk saat ini sudah banyak sekali dipilih oleh masyarakat dalam mengisi waktu luang mereka di masa pandemi. Melalui kegiatan ini, tanpa disadari berkebun sayuran di rumah mampu mengubah gaya hidup menjadi jauh lebih sehat. Jika kalian sadari, maka akan ada banyak dampak positif yang memang bisa ditimbulkan dari kegiatan berkebun tanaman sayuran di rumah kalian masing-masing. 

Salah satu kontribusi untuk gaya hidup sehat itu sendiri adalah sebuah jaminan atas konsumsi dari Sayuran Organik yang jauh lebih mudah serta lebih terjangkau. Hal ini memang disebabkan dari, proses penanaman sayuran itu bisa diawasi langsung oleh diri kalian sendiri. Sehingga kalian tidak perlu merasa khawatir akan pestisida atau zat kimia lainnya yang sudah terkandung dalam sayuran yang nantinya akan kalian konsumsi. 

Dampak positif kalian menghias rumah dengan berbagai jenis tanaman sayuran sendiri artinya kalian akan jauh menjadi manusia yang ramah dan peduli akan lingkungan sekitar. Sampah daur organik yang sudah tidak bisa dipakai lagi, nanti malah jadi bisa kalian daur ulang dan dijadikan pupuk kompos bagi tanaman sayuran yang kalian miliki. Hal ini tentu saja akan memiliki berbagai macam dampak positif di dalamnya, seperti ; kalian bisa melihat keberlangsungan alam, khususnya memang bagi penurunan atas karbon Dioksida dari hasil pengolahan sampah konvensional yang ada. 

Manfaat Menghias Rumah dengan Cara Berkebun Tanaman Sayuran 

Selain memberikan manfaat akan penerapan dari gaya hidup yang sehat, dengan berkebun kalian juga bisa memberikan efek hias estetika bagi hunian kalian sendiri. Selain itu kesan asri dengan udara bersih juga akan terlihat pada sekitar rumah kalian. Selain dekorasi yang indah, dengan berkebun tanaman sayuran juga akan memberikan sirkulasi udara yang sejuk dan selalu fresh di setiap harinya. Dengan begini akan membuat pernapasan yang tinggal di dalam rumah tersebut menjadi sehat. 

Jenis-Jenis Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam di Area Rumah 

Jika dalam hal ini kalian bosan menghias rumah dengan beberapa tanaman hias lainnya, maka kalian boleh nih mencoba menanam sayuran segar di area rumah minimalis yang kalian miliki. Disini kami sudah ringkas ke dalam beberapa jenis sayuran yang nyatanya bisa kalian tanam walau posisinya bukan di perkebunan dengan tanah kosong yang luas, melainkan dengan area perumahan yang minim juga bisa. Untuk itu, kalian list dari sekarang jenis tanaman sayuran apa saja yang memang mudah ditanam, mudah dipanen, dan mudah untuk dikonsumsi kalian pribadi. 

1.1 Jenis Tanaman Sayur – Bayam 

Tanaman sayuran yang satu ini memang masuk ke dalam jenis yang mudah sekali untuk ditanam dan cocok jika ditanamnya pada area rumah yang minimalis. Mengapa dikatakan demikian ? … sebab sudah didongkrak atas proses dari penanaman dan juga pemeliharaannya yang tidak terlalu sulit. 

Sebelum kalian memulai menghias area rumah dengan tanaman ini, maka yang perlu kalian persiapkan seperti : 

  • Benih sayur bayam 
  • Membutuhkan media tanam layaknya tanah yang sudah tercampur dengan baik oleh penggunaan dari pupuk kompos atau pupuk kandang
  • Pot atau gunakan polybag
  • air

Jika semua sudah kalian persiapkan dengan selengkap mungkin, maka tahapan awal yang bisa kalian lakukan adalah dengan penyemaian dari benih bayam itu sendiri. 

Proses ini bisa dilakukan dengan meletakkan benih bayam pada tempat dari tanaman sayuran tersebut. Kurang lebih kalian bisa berikan jarak antara sat benih ke benih lainnya agar nanti tidak berkecambah secara bergerombol. Proses dari penyemaian akan berlangsung selama 1 bulanan. Jika benih sudah berkecambah, maka kalian bisa memindahkannya ke media tanam dan pot yang lebih besar. Perlu kalian perhatikan juga, tanaman bayam ini nantinya akan mampu tumbuh pada lingkungan yang lembab. Sehingga kalian benar-benar perlu menjaga sekali kelembaban dengan rutin menyiraminya dengan air yang bersih. 

2.2 Jenis Tanaman Sayur – Arugula 

Ada yang baru mengenal jenis sayuran ini ? …. Biasanya sih kalau kalian seorang vegetarian tidak akan luput dari jenis sayuran tersebut. Tanaman Arugula ini memang sudah biasa digunakan sebagai bahan makanan pada salad. Oleh sebab itu, jenis pada tanamannya sendiri mudah sekali jika kalian bisa menanamnya pada area rumah kalian masing-masing. 

Proses dari menanam tanaman sayuran ini juga cukup mudah. Kalian hanya perlu menaburkan benih pada media tanam tanah saja yang rata dan halus, serta tidak benar-benar memiliki kotoran di tanah tersebut. Jika sudah kalian tanam benih dari sayuran Arugula ini, maka pastikan kembali jika tanaman ini tidak terkena sinaran cahaya secara langsung. Hal ini disebabkan oleh tanaman akan tumbuh mengikuti arah dari cahaya dan menempel pada media tanam itu sendiri. 

Jenis tanaman sayuran Arugula sendiri, akan tumbuh pada media tanam yang tebrilang lembab. Sehingga kalian perlu sekali menjaga kelembabannya. Oleh karena itu, kalian jangan bermain banyak air pada saat sedang melakukan penyiraman dari tanaman tersebut. Dalam artian lain, kalian yang ingin menghias rumah dengan sayuran ini harus bisa menjaga selalu kelembaban dari tanamannya. Masa panennya juga terhitung cepat, jika berhasil kalian hanya memerlukan waktu sekitar 10 hari penanaman dan disini kurang lebih kalian bisa memetik sekitar 1,5 cm tanaman dari media tanamnya. 

3.3 Jenis Tanaman Sayur – Terong 

Mendengar nama jenis sayuran ini yang selalu di besit di otak kalian semua adalah “ Makanan Terong Balado / Terong Dicabein “ … untuk jenis terong sendiri yang bisa diketahui umumnya Lonjong dan Bulat. Cuma kalau yang bulat, jauh lebih sering dijadikan sebagai lalapan mentah sundaan gitu. 

Rupanya tanaman sayuran Terong yang berwarna ungu ini bisa ditanam pada media kecil layaknya pot maupun polybag. Satu Polybag nantinya hanya diisi oleh satu bibit saja yang sudah disemai lebih dahulu. Setelah bibit dipindahkan dalam Polybag, maka kalian harus bisa menancapkan tongkat kecil maupun bambu dengan ukuran 5 hingga 10 cm sebagai penyangganya nanti. Usahakan juga untuk bisa menaruh pot pada tempat yang sedikit teduh, karena tanaman ini benar-benar sensitif ketika mendapatkan panas yang terlalu nyentrik sekali. 

4.4 Jenis Tanaman Sayur – Sawi 

Wah wah wah… ini seger asli sih tanamannya. Udah gitu enak banget kalau dijadikan bahan untuk makan Mie Instan, Makan Bakso, di Tumis pake Tahu Putih atau Telur putih juga masih endul banget. Kami rasa kalian harus bisa memasukan list sayuran yang satu ini deh nanti. Sebab selain enak untuk di mask, tanaman ini mudah sekali untuk bisa ditanam. 

Walau begitu, kalian juga masih perlu memastikan beberapa hal lainnya jika ingin menanam tanaman ini. Pastikan kembali bahwa tanaman yang kalian ingin tanam ini berada pada lahan terbuka. Jika daerah tanam nantinya cenderung dingin, maka pastikan kembali tanaman sudah terkena sinar matahari langsung. Justru sebaliknya, jika daerah tanam ini panas, maka kalian kalian meletakkan tanaman sayuran sawi ini di bawah pepohonan yang rindang atau pada area yang memang memiliki atap. Tanam saja benih ke tanah sedalam ½ inci dengan jarak kurang lebihnya 4 inci antar benih. Pastikan juga tanah dari tanaman sawi harus lembab merata dengan penyiraman air yang ringan.